Baca Artikel

Mental Karyawan atau Pengusaha?

Oleh : dudikmahendra | 21 Desember 2015 | Dibaca : 683 Pengunjung

Banyak pemilik usaha kecil menengah mengawalinya sebagai karyawan. Merek bekerja untuk perusahaan orang lain. masalahnya kemudian, ketika anda telah menjadi karyawan bertahun-tahun, sepertinya menjadi tantangan yang cukup berat untuk mengubah mentalitas karyawan yang sudah menjadi habit atau kebiasaan sehari-hari anda.

Apa artinya?

Bila anda memiliki mental karyawan, anda akan menunggu perintah dari atasan untuk mengerjakan sesuatu. Anda tidak akan pernah memikirkan untuk mengambil tanggung jawab lebih atas pertumbuhan atau penurunan yang terjadi di perusahaan tempat anda bekerja. Bisa anda lihat, sebagai karyawan, anda tidak memikirkan bagaimana perusahaan tempat anda bekerja mengeksekusi bisnisnya. Anda hanya perlu bekerja dengan baik untuk membuktikan anda memang layak untuk tetap dipertahankan sebagai karyawan

Anda Termasuk Yang Mana?

Bila Anda seorang pengusaha atau pemilik suatu bisnis, anda akan berpikir dengan berbeda. Intinya uang itu dimulai dari anda. Anda yang bertanggung jawab penuh atas berhasil atau gagalnya usaha yang anda bangun. Dan andalah satu-satunya yang membuat keputusan-keputusan penting untuk usaha anda. Untuk memastikan apakah anda berpikir sebagai seorang karyawan atau sebagai pengusaha, jawab pertanyaan berikut dengan cepat:

. Apakah anda mendasarkan gaya hidup anda dari penghasilan yang anda terima?

. Apabila terjadi penurunan penghasilan, apakah anda akan mengetatkan pengeluaran anda untuk menyesuaikan dengan menurunnya penghasilan anda?

. Apakah anda sering meminta saran untuk mengambil keputusan-keputusan dalam keseharian anda?

Jawabannya.. kita lanjutkan di artikel berikutnya…..


Oleh : dudikmahendra | 21 Desember 2015 | Dibaca : 683 Pengunjung


Artikel Lainnya :

Lihat Arsip Artikel Lainnya :

 



 AGENDA
Hubungi Kami
wayan_ddk@yahoo.com -
Jajak Pendapat
Bagaimana Pendapat Anda tentang Website DudikMahendra.com?
Twitter