Baca Berita

Tertangkapnya Politikus Bali, Lagi Karena Korupsi!

Oleh : dudikmahendra | 30 Juni 2016 | Dibaca : 388 Pengunjung

29 Juni 2016, disaat jutaan umat Hindu Di Bali akan merayakan hari Pagerwesi. berita mengejutkan datang dari Jakarta. Putu Sudiartana atau yang lebih dikenal dengan panggilan Putu Leong terkena operasi tangkap tangan KPK. 500 juta diyakini telah masuk ke rekening Putu untuk mengamankan proyek jalan di Sumatra Barat.

Jelas sebuah tamparan bagi orang Bali, ketika ada satu lagi politisi asal Bali yang korupsi. sebagai orang Bali yang memahami hukum karma dan dibesarkan dalam ajaran tri kaya parisudha tentu kelakuan yang hina dan memalukan itu sudah selayaknya jauh dari pikiran orang-orang Bali yang dipercaya membawa aspirasi masyarakat Bali di pusat pemerintahan.

Dan tertangkapnya Putu Leong ini semoga bisa menjadi trigger kesadaran bagi masyarakat Bali, utamanya para politisi dan pengurus partai politik di Bali untuk lebih selektif dalam menawarkan pilihan kepada masyarakat Bali. Buruknya pilihan tentu saja berasal dari buruknya materi yang ada untuk dipilih. dan hasil yang buruk ini tidak erlepas juga dari buruknya pemahaman atau kesadaran politik masyarakat Bali untuk memilih para politisi yang bisa menjadi penyambung aspirasi Bali, bukan para begal yang dengan senyum membegal uang negara untuk kepentingan pribadinya.

Marilah kita selalu mencermati pilihan-pilihan yang ditawarkan oleh partai - partai politik yang ada di Bali ini, lihat jejak rekamnya sebelum memilih, jangan hanya karena saudara, kedekatan klan, apalagi cuma dibayar 100 ribu kita akhirnya mengrbankan kepentingan yang lebih besar. dan yang paling buruk adalah kita mempertontonkan apa yang sesungguhnya sangat kita benci di Bali ini yaitu orang-orang yang tidak satya akan tri kaya parisudha.

berikut saya ambilkan kronologi penangkapan politisi asal Bali tersebut dari detik.com

KPK total menangkap 6 orang dalam rangkaian operasi tangkap tangan terhadap anggota Komisi III DPR Putu Sudiartana. Penangkapan dilakukan sejak Selasa (28/6) sore.
Berikut kronologi penangkapan Wabendum Partai Demokrat tersebut: 

Selasa (28/6) pukul 18.00 WIB
Tim KPK mendatangi rumah Novianti yang merupakan sekretaris Putu. Di rumah yang berada di Petamburan itu, KPK mengkap Novianti dan suaminya.
"Keduanya lalu dibawa ke kantor untuk diperiksa," jelas Basaria

Selasa (28/6) pukul 21.00 WIB
Tim KPK kemudian mendatangi rumah Putu Sudiartana di komplek perumahan DPR di Ulujami. Putu langsung digelandang menuju gedung KPK.

Selasa (28/6) pukul 23.00 WIB
Tim ada yang sudah melakukan pengintaian di Padang, Sumatera Barat. Di Padang, KPK menangkap 2 orang yakni YA (Yogan) yang merupakan pengusaha dan SPT (Suprapto) yang merupakan Kadis PU Sumbar. Keduanya langsung dibawa ke Polda Sumbar untuk diperiksa.

Rabu (29/6) pukul 03.00 WIB

Penyidik KPK juga bergerak ke Tebing Tinggi, Sumbar. Di tempat ini diamankan orang kepercayaan Putu yang bernama SHM atau SUH 


Oleh : dudikmahendra | 30 Juni 2016 | Dibaca : 388 Pengunjung


Berita Lainnya :

Lihat Arsip Berita Lainnya :

 



 AGENDA
Hubungi Kami
wayan_ddk@yahoo.com -
Jajak Pendapat
Bagaimana Pendapat Anda tentang Website DudikMahendra.com?
Twitter